Di sebuah desa kecil di kaki gunung Haiho hiduplah sepasang
suami istri yang pekerjaan sehari – harinya membuat roti. Mereka hidup bahagia
selama 4 tahun pernikahan mereka, namun mereka belum di karuniai anak hingga
saat ini. Suatu hari, sang istri pun membuka pembicaraan mengenai hal ini.
“Kanda Rama, sudah menjelang 5 tahun pernikahan kita,
tidakkah kanda merasa sunyi di pagi dan malam hari di rumah ini tanpa adanya
suara dari seorang anak ?” tanya sang istri…
“Dindaku Neyna, benar yang kau katakan, sepertinya penantian
kita sudah lumayan lama untuk mendapatkan seorang anak. Apakah dinda punya
usulan tentang apa yang dapat kita lakukan sekarang ?”
“kanda,bagaimana jika kita meminta saran petunjuk dari ketua
adat desa, tentunya ketua adat memiliki banyak pengalaman dan mungkin dapat memberi
jalan kaluar untuk kita”
“tentu saja Neyna-ku, usulanmu benar2 bagus” ujar sang suami
menimpali.
Lalu berangkatlah mereka menuju rumah ketua adat. Sesampainya
disana, merekapun menceritakan maksud kedatangan mereka kesana.
“hmmm, kalau itu maksud kedatangan kalian, aku hanya dapat
memberi kalian sedikit saran, pergilah ke gunung, carilah sebuah timun yang
sangaaaat besar” kata ketua adat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar